jejak ku
Kamis, 02 Mei 2013
kue
Kue bingka ubi merupakan salah satu kue tradisional khas Melayu. Bahan utama dari kue ini adalah ubi kayu yang banyak terdapat di seluruh Nusantara. Kue tradisional ini tidak hanya popular di Indonesia, tetapi juga di Malaysia dan Singapura, di mana etnis Melayu juga dominan di sana. Kue ini memiliki cita rasa manis, lembut dan berlemak karena mengandung santan. Dalam bahasa Inggris, kue ini dinamakan "baked cassava cake". Kue bingka ubi juga dikenal dengan nama kue bingka singkong.
Sepintas, kue bingka ubi bentuknya memiliki kemiripan dengan kue bika ambon. Perbedaannya terletak di tekstur kuenya dan rasa tentunya. Tekstur kue bika ambon berpori-pori, sementara kue bingka ubi tidak ada pori-porinya. Kue bingka ubi kayu ini cocok sekali sebagai makanan ringan pengisi waktu santai Anda bersama keluarga sambil menikmati secangkir kopi atau teh hangat di sore hari.
BAHAN :
800 gr ubi kayu parut, diambil dari 1 kg ubi kayu (singkong)
220 gr gula pasir
300 ml santan (dari 1 buah kelapa, parut, peras santannya kemudian dimasak baru diambil santannya sebanyak 300 ml)
4 butir telur, 3 butir diambil kuningnya saja, kocok lepas
Baca resep kue ini selengkapnya...
You might also like:
KUE TALAM UBI JALAR
KUE SATU
KUE KREMES
KUE BANGKIT
LinkWithin
Posted by Pierre Will at 6:00 AM 0 comments
Labels: KUE PANGGANG
Friday, March 08, 2013
LAPIS GETUK
Lapis getuk ini merupakan kreasi dari getuk singkong dengan sentuhan modern yakni dengan menambahkan pasta coklat, stroberi, dan vanili sehingga menghasilkan kue lapis getuk yang mempunyai tiga lapisan warna, yakni coklat, merah dan putih kekuningan.
Selain itu, penambahan margarin membuat kue lapis getuk ini terasa lebih lembut dan empuk, meningkatkan nilai gizi serta menjaga kue agar tahan lebih lama.
BAHAN :
1 kg singkong, kupas
250 gr gula pasir
1 sdt garam
1/2 sdt vanili
100 gr margarin
Pasta coklat, stroberi, dan vanili secukupnya
Baca resep kue ini selengkapnya...
You might also like:
GETUK LINDRI
KUE LAPIS LEGIT
BOLU KUKUS
LEMET SINGKONG
LinkWithin
Posted by Pierre Will at 6:00 AM 4 comments
Labels: KUE KUKUS
Friday, February 22, 2013
KUE LUMPANG
Kue ini dinamakan kue lumpang karena bentuknya yang menyerupai lumpang atau lesung, yakni wadah berbentuk bejana yang terbuat dari kayu atau batu yang dipakai untuk menumbuk padi, kopi, ataupun bahan olahan lainnya.
Kue lumpang merupakan kue tradisional Indonesia dengan tampilan kue yang mengkilap. Tekstur kuenya legit dan kenyal dengan ciri khas cekungan di bagian tengah. Kue lumpang semakin enak dinikmati dengan tambahan parutan kelapa. Cocok untuk suguhan acara arisan dan acara keluarga lainnya.
BAHAN :
125 gram tepung beras
100 gram gula pasir
100 ml santan
1 sdm air kapur sirih
1/2 sdt garam
1/2 sdt pasta pandan
Baca resep kue ini selengkapnya...
You might also like:
KUE APEM KUKUS
BOLU KUKUS
KUE LELEMUH
KUE PUTU GULA MERAH
LinkWithin
Posted by Pierre Will at 7:00 AM 5 comments
Labels: KUE KUKUS
Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)
BINTANG KUE NUSANTARA BULAN INI BERDASARKAN
JUMLAH KLIK TERBANYAK DARI PENGUNJUNG BLOG
BOLU KUKUS PELANGI
BOLU KUKUS PELANGI
Kue bolu merupakan salah satu kue tradisional Indonesia dengan sentuhan Barat yang tergolong paling popular dan banyak kreasinya. Salah satu kreasi kue bolu adalah bolu kukus pelangi. Sesuai namanya, bolu kukus pelangi dengan warna-warna yang menarik pasti memikat semua orang untuk mencicipinya, terutama anak-anak.
ANEKA RESEP KUE NUSANTARA
Blog Aneka Resep Kue Nusantara bisa menjadi sumber referensi bagi para pencinta kuliner yang hobi membuat kue, yang sedang mencari resep kue tradisional nusantara Indonesia karena koleksi resep kuenya sudah lumayan banyak, cukup lengkap dan akan terus bertambah.
Blog Aneka Resep Kue Nusantara berisi koleksi berbagai resep kue tradisional nusantara dari berbagai daerah di Indonesia dan kue nusantara popular lainnya yang mendapat pengaruh dari negara luar seperti China dan Belanda karena interaksi ekonomi, sosial, dan persilangan budaya yang sudah berlangsung selama ratusan tahun.
Senin, 30 April 2012
Pengenalan Tentang Robot
Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi serta otomasi industri dimana komputer menjadi
bagian yang tidak terpisahkan dari teknologi itu sendiri membuat
integrasi komputer dengan disiplin ilmu lain seperti elektronika,
pemrograman dan mekanika tidak bisa dihindari. Munculnya mekatronika
dengan wujud robot sebagai bentuk implementasinya mendorong kami
mengembangkan robotika sebagai bagian dari dunia pendidikan kita. Kami
tampil sebagai yang pertama di Indonesia yang menyediakan dan
menyalurkan kegemaran dan pengetahuan robotika serta merancang standar
kurikulum bagi pelajar SD, SMP, SMU hingga mahasiswa perguruan tinggi
Sebagai objek pelatihan dan pendidikan, siswa/mahasiswa dituntut aktif, kreatif dan terlibat langsung dalam proses perakitan, pengoperasian, dan mempraktekan latihan-latihan yang tersedia dalam modul. Setiap modul dibuat sesuai tingkat kemampuan siswa. Pengajaran ditingkat SD, lebih pada bermain robot tetapi tetap menjaga unsur pendidikan. Pada tingkat SMU, siswa mulai diberi pengantar pemrograman dan pengenalan teknologi dengan mempelajari struktur pemrograman, perakitan serta bekerja dalam kelompok. Pada tingkat perguruan tinggi, modul mengajak mahasiswa tidak hanya mengerti prinsip dasar robotika dan pemrograman namun juga ditantang untuk memodifikasi program dan konstruksi robot. Pemrograman micro-controller menjadi pilihan dimana mahasiswa diajak untuk belajar pemrograman microcontroller mulai dari yang sangat sederhana mengaktifkan flip-flop hingga menjalankan manipulator robot. Selain itu, pelatihan micro-controller dengan robotics kit memberikan banyak kemungkinan dan sangat bervariasi.
Robotika adalah multidisiplin dengan komputer, elektronika dan mekanika sebagai ilmu dasarnya. Namun begitu tidak terbatas bagi pengajar untuk melibatkan ilmu-ilmu lain seperti biologi dan anatomi. Dengan robotics walker kit, para guru/dosen dapat melibatkan siswanya untuk mengamati gerakan kaki serangga dan mensimulasikannya sebelum diprogram ke robot walking kit (2 kaki, 4 kaki atau 6 kaki).
Belajar pemrograman dengan objek robot membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan nyata. Mulai dengan pemrograman Basic hingga ke pemrograman C, siswa secara bertahap belajar pemrograman sehingga pemahaman komputer hanya untuk mengetik dan bermain akan bergeser menjadi pemikiran bahwa komputer telah menjadi bagian dari teknologi sistem kontrol dan akusisi data.
Robotics kit dapat juga digunakan dalam implementasi artificial intelligent (AI), sistem sensor, model sistem otomasi kontrol dan bagi yang sekedar hobi, kit dapat ditambahkan aksesories seperti sensor, kamera, motor, rangkaian elektronika hingga kepengembangan software dan modifikasi kit.
Sebagai objek pelatihan dan pendidikan, siswa/mahasiswa dituntut aktif, kreatif dan terlibat langsung dalam proses perakitan, pengoperasian, dan mempraktekan latihan-latihan yang tersedia dalam modul. Setiap modul dibuat sesuai tingkat kemampuan siswa. Pengajaran ditingkat SD, lebih pada bermain robot tetapi tetap menjaga unsur pendidikan. Pada tingkat SMU, siswa mulai diberi pengantar pemrograman dan pengenalan teknologi dengan mempelajari struktur pemrograman, perakitan serta bekerja dalam kelompok. Pada tingkat perguruan tinggi, modul mengajak mahasiswa tidak hanya mengerti prinsip dasar robotika dan pemrograman namun juga ditantang untuk memodifikasi program dan konstruksi robot. Pemrograman micro-controller menjadi pilihan dimana mahasiswa diajak untuk belajar pemrograman microcontroller mulai dari yang sangat sederhana mengaktifkan flip-flop hingga menjalankan manipulator robot. Selain itu, pelatihan micro-controller dengan robotics kit memberikan banyak kemungkinan dan sangat bervariasi.
Robotika adalah multidisiplin dengan komputer, elektronika dan mekanika sebagai ilmu dasarnya. Namun begitu tidak terbatas bagi pengajar untuk melibatkan ilmu-ilmu lain seperti biologi dan anatomi. Dengan robotics walker kit, para guru/dosen dapat melibatkan siswanya untuk mengamati gerakan kaki serangga dan mensimulasikannya sebelum diprogram ke robot walking kit (2 kaki, 4 kaki atau 6 kaki).
Belajar pemrograman dengan objek robot membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan nyata. Mulai dengan pemrograman Basic hingga ke pemrograman C, siswa secara bertahap belajar pemrograman sehingga pemahaman komputer hanya untuk mengetik dan bermain akan bergeser menjadi pemikiran bahwa komputer telah menjadi bagian dari teknologi sistem kontrol dan akusisi data.
Robotics kit dapat juga digunakan dalam implementasi artificial intelligent (AI), sistem sensor, model sistem otomasi kontrol dan bagi yang sekedar hobi, kit dapat ditambahkan aksesories seperti sensor, kamera, motor, rangkaian elektronika hingga kepengembangan software dan modifikasi kit.
Langganan:
Komentar (Atom)